ES TAPE GOSROK PAK NO

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Salah satu cara menikmati rasa kangen jenis minuman yang legendaris zaman dulu di Bantul Yogyakarta

Jika anda berkunjung ke Jogja, maka akan disuguhi bermacam macam tujuan wisata di kota ini, ada hal kebudayaan, adventure, keindahan menikmati sunrise, pantai pantai yang cantik dan juga tentang kulinernya.Salah satu kuliner yang akan kita bahas saat ini adalah Es Tape gosrok Pak No. Satu di antara kuliner yang menyediakan/menjual es tape enak yang bikin kangen penikmatnya. Kenapa bikin kangen? nah bikin penasaran kan ?.

Sebenarnya Pak No adalah seorang guide driver, namun dengan adanya wabah pandemi corona/covid-19, semua pelaku wisata menjadi ter shutdown baik dari perhotelan, rumah makan, transportasi, dan lain sebagainya. Nah dengan keadaan yang seperti itu maka Pak No harus memutar otak agar kebutuhan dapurnya tetep ngebul ( haha.. ha ). Maka kemudian Pak No mendirikan Usaha Es tape, yang kemudian diberi nama Es Tape Pak No, diambil dari namanya sendiri Suratno.

Pak No mulai menempati daerah di sekitar area persawahan Tri renggo Bantul dan mulai membuka usahanya. sedangkan untuk komposisi racikannya dia menggunakan tape singkong yang berkwalitas, santan kelapa, kelapa muda dan gula murni serta es batu yang di gosrok/serut. Dengan ke ahliannya meracik bahan bahan itu maka menghasilkan Es Tape yang enak dan tidak mengecewakan rasanya. Semua bahan bahan itu dia dapatkan dari pasar di dekat dia tinggal yaitu pasar Niten Bantul. Hanya dengan merogoh kocek 4000 rupiah, anda sudah bisa menikmati cita rasa es tape gosrok yang enak seperti masa masa dahulu kala. maka para pelanggan sering menyebut dengan Es Tape Jadul. Leraknya yang berada di pinggir persawahan, di bawah rindangnya pohon Mahoni dan sapuan angin yang sepoi sepoi semakin memanjakan penikamt es tape ini. Usahakan datang di tempat ini sekitar pukul 11 samapi jam 13.00 wib, karena biasanya Pak no akan tutup /habis dagangannya pukul 14.00. Biasanya saat jam istirahat kerja maka akan banyak para pegawai di sekitar akan datang membeli es tapenya. Jam buka lapak ini adalah jam 10 pagi sampai jam 15.00 sore/ habis .

Jadi jika anda berkunjung di Yogyakarta dan mau menikmati Es Tape dengan rasa seperti jaman dulu, silahkan mampir ke Es Tape pak No, letaknya di sini

Ramayanan ballet is a mixing of drama and dance, but without conversation. In Yogyakarta there are two staging places,
Special trekker and hiker who wants to explore Lawu mount, please let you know I tell you this one

JOMBLANG CAVE ADVENTURE

5 see review/5

4 Days 3 Night

5 see review/5

BOROBUDUR SUNRISE

4.5 see review/5

Sunrise on Merbabu (Camping)

5 see review/5